Minggu, 02 Oktober 2016

Makalah Bibliografi




MAKALAH TENTANG BIBLIOGRAFI



Oleh :

RANI NEHEMIA K
1501111796




PROGRAM STUDI ADMINISTRASI
JURUSAN ADMINISTRASI NEGARA
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK
UNIVERSITAS RIAU PEKANBARU
2015





KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat kasih karunia-Nyalah penulis dapat menyelesaikan makalah Bahasa Indonesia ini. Makalah Bahasa Indonesia  ini membahas tentang “Bibliografi”  yang disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia. 
Sebagai mahasiswi, penulis merasa bahwa makalah ini jauh dari sempurna. Oleh karena itu dengan segala kerendahan hati penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi memperoleh hasil yang lebih baik dikesempatan mendatang.












Pekanbaru, 28 Oktober 2015


PENULIS






DAFTAR ISI
                               I.            KATA PENGANTAR .....................................................................
                            II.            DAFTAR ISI ...................................................................................
                         III.            BAB I PENDAHULUAN
1.1  Latar belakang ...........................................................................
1.2  Rumusan masalah ......................................................................
1.3  Tujuan penulisan .......................................................................
                         IV.            BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian bibliografi ................................................................
2.2 Jenis bibliografi .........................................................................
2.3 Fungsi bibliografi ......................................................................
2.4 Tujuan bibiografi .......................................................................
2.5 Unsur-unsur bibliografi .............................................................
2.6 Aturan bibliografi ......................................................................
2.7 Contoh-contoh bibliografii ........................................................
                            V.            BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan ...............................................................................
3.2 Saran .........................................................................................
                         VI.            DAFTAR PUSTAKA ....................................................................
                      VII.            LAMPIRAN ...................................................................................













BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar belakang
Seorang penulis terkadang tidak bisa secara mandiri untuk menyatakan pendapat atau pemikirannya, sehingga membutuhkan dukungan dari pendapat atau pemikiran, bahkan bukti dari sumber-sumber tertentu. Seorang penulis juga dapat memanfaatkan pendapat orang lain untuk menyanggah atau menolak pendapat tertentu, sehingga pembaca tulisannya dapat yakin dengan apa yang dikemukakannya,tanpa melibatkan unsur perasaan atau emosi. Penulis dapat juga tidak sependapat dengan apa yang dikutipnya. Setiap akhir karya ilmiah terdapat daftar pustaka/bibliografi.
Bibliografi adalah semua daftar terbitan, baik yang tercetak atau yang terekam. Semua karya tulis secara konseptual dimaksudkan untuk dibaca oleh orang lain. Kumpulan dari karya tulis yang terbaca tersebut dapat membentuk akumulasi suatu pengetahuan. Karena itu, semakin banyak karya tulis yang terbaca, akan semakin kuat pula akumulasi pengetahuan itu. Pengetahuan itupun semakin tersebar sejalan dengan tersebarnya karya tulis.
Salah satu fungsi dari daftar pustaka/bibliografi adalah untuk memberikan arah bagi para pembaca buku atau karya tulis yang ingin meneruskan kajian atau untuk melakukan pengecekan ulang terhadap karya tulis yang bersangkutan. Fungsi dari daftar pustaka adalah untuk memberikan apresiasi atau penghargaan terhadap penulis buku atau karya tulis yang dirujuk terhadap hasil karyanya yang turut menyumbang peraran dalam penulisan karya tulis yang kita tulis. Dan fungsi lain daftar pustaka yang tak kalah penting adalah menjaga profesionalitas kita (jika kita sebagai seorang penulis karya tulis) terhadap tulisan yang kita buat.
Tentu saja penyusunan sebuah daftar pustaka harus mengedepankan asas kemudahan. Oleh karena itu, diterbitkanlah sebuah format atau cara penulisan daftar pustaka seperti yang sering kita dapatkan dibuku-buku sekolah.



1.2 Rumusan masalah
Berdasarkan uraian latar belakang diatas, dapat penulis simpulkan rumusan masalah yang nanti nya akan dijelaskan didalam susunan makalah ini :
1.      Apakah yang dimaksud dengan bibliografi ?
2.      Apa saja jenis-jenis dari bibliografi ?
3.      Apakah fungsi dari bibliografi ?
4.      Apakah Tujuan dari penulisan bibliografi
5.      Sebutkan unsur-unsur dalam penulisan bibliografi?
6.      Bagaimana aturan dalam menulis daftar pustaka ?
7.      Sebukan contoh penulisan daftar pustaka?

1.2  Tujuan penulisan
1.      Untuk mengetahui apakah yang dimaksud dengan bibliografi
2.      Untuk mengetahui jenis-jenis dari bibliografi
3.      Untuk mempermudah dalam mencari informasi
4.      Untuk membantu mengidentifikasi sebuah dokumen
5.      Untuk mengetahui unsur-unsur dari bibliografi
6.      Mengetahui bagaimana cara menulis daftar pustaka yang baik dan benar













BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian bibliografi
Bibliografi (dari bahasa Yunani βιβλιογραφία, bibliographia, secara harfiah "penulisan buku"), sebagai sebuah praktik, adalah buku studi akademis seperti fisik, benda-benda budaya, dalam pengertian ini, juga dikenal sebagai bibliology (dari bahasa Yunani-λογία,-logia) . Secara keseluruhan, bibliografi tidak peduli dengan isi buku-buku sastra, melainkan lebih kepada "bookness" buku.
Bibliografi adalah daftar buku-buku dalam bidang atau subyek tertentu, di mana
hakekat keberadaan (lokasi) buku-buku tersebut tidak dibatasi pada satu perpustakaan
tertentu. Bibliografi biasanya disusun menurud abjad pengarang atau kronologis atau
subyek. Kadang-kadang bibliografi disertai dengan anotasi dan disebut dengan bibliografi
beranotasi.
2.2 Jenis-jenis bibliografi
Jenis bibliografi yang dihasilkan dalam pembuatan publikasi sekunder akan tergantung pada jenis pustaka yang akan didaftar. Misalnya akan dibuat daftar yang berasal dari deskripsi katalog buku yang dimiliki perpustakaan, maka daftar tersebut dapat dinamakan daftar katalog. Sementara jika daftar yang disusun berdasarkan judul artikel suatu majalah, maka daftar tersebut dapat disebut daftar isi.
Dari segi cara penyajian dan uraian deskripsinya, bibliografi dibagi menjadi:
1.      Bibliogrfi deskriptif: Yaitu bibliografi yang dilengakapi deskripsi singkat yang didapat dari gambaran fisik yang tertera atau tertulis dalam bahan pustaka. Seperti judul buku atau majalah, judul artikel, nama pengarang, data terbitan (impresium), kolasi serta kata kunci dan abstrak  yang tertulis.
2.      Bibliografi evaluatif: Yaitu bibliografi yang dilengkapi dengan evaluasi tentang suatu bahan pustaka. Evaluasi ini biasanya mencakup penilaian terhadap isi suatu bahan pustaka atau artikel.


Dari segi cakupanya, bibliografi dapat dibagi menjadi:
1.      Bibliografi retrospektif : Yaitu jenis bibliografi yang mencatat bahan pustaka yang telah diterbitkan pada jaman yang lampau. Misalnya “Bibliografi sejarah perang Dipenogoro”
2.      Bibliografi terkini/current : Yaitu jenis bibliografi yang mencatat terbitan yang sedang atau masih terbit saat ini.
Contohnya : Ulrich’s International Periodicals Directory.
3.      Bibliografi selektif: yaitu jenis bibliografi yang mencatat terbitan tertentu dengan tujuan tertentu.
Misalnya “Buku bacaan terpilih untuk anak usia pra sekolah”.
4.      Bibliografi subjek : Yaitu jenis bibliografi yang mencatat bahan pustaka atau artikel pada bidang ilmu dan subjek tertentu. Misalnya “Bibliografi khusus ternak kelinci”.
5.      Biliografi nasional : Yaitu jenis bibliografi yang mencatat terbitan suatu negara atau daerah regional tertentu. Contohnya “Bibliografi Nasional Indonesia”.
2.3 Fungsi bibliografi
Pencatatan informasi mengenai koleksi perpustakaan dalam bentuk bibliografi dilakukan dengan berbagai alasan antara lain:
1.      jumlah koleksi perpustakaan yang semakin meningkat bentuk dan bidang kajiannya
2.      kebutuhan informasi para pengguna yang semakin beragam dan meningkat jumlahnya
3.      upaya untuk meningkatkan kualitas layanan penelusuran informasi yang cepat dan tepat
Oleh karena itu, penyusunan suatu daftar bibliografi mempunyai fungsi utama untuk membantu pemakai mencari dan menelusuri informasi tertentu. Fungsi lain dari bibliografi adalah sebagai bagian dari jasa pelayanan perpustakaan kepada pemakai. Dengan menerbitkan suatu bibliografi, pustakawan dapat menawarkan koleksinya kepada pemakai tanpa harus mengeluarkan seluruh koleksi yang dimilikinya, serta dapat menjangkau pengguna yang tinggal jauh dari perpustakaan.

Dengan demikian maka, bibliografi dapat digunakan sebagai:
·         bahan rujukan terhadap koleksi perpustakaan
·         daftar koleksi yang dimiliki perpustakaan
·         daftar informasi bahan pustaka mengenai suatu bidang kajian tertentu, dan sebagainya.
2.4 Tujuan bibliografi
          Tujuan bibliografi adalah membantu pemakai mengetahui eksistensi sebuah
dokumen atau mengidentifikasi sebuah dokumen atau bahan pustaka lain sesuai dengan
keperluannya.
Mendaftar/menyusun informasi mengenai buku serta bahan pustaka yang terkait dalam susunan logis dan bermanfaat.Untuk membantu pemakai dalam menentukan keberadaan sebuah bahan pustaka atau mengenali sebuah buku yang populer. Bagi peneliti , mengetahui subjek apa saja yang telah ditulis, memperoleh informasi yang actual , menghindarkan duplikasi penelitian. Sebagai sarana pemilihan buku (identifikasi, rincian bibliografis, dll) Sarana untuk mengetahui perkembangan buku. Untuk memudahkan pengguna maka dibuatlah indeks pengarag, subjek,tempat

2.5  Unsur-unsur daftar pustaka
Untuk persiapan yang baik agar tidak ada kesulitan dalam penyusunan bibiografi itu, tiap penulis harus tahui pokok-pokok mana yang harus dicatat. Pokok yang paling penting yang harus dimasukkan dalam sebuah Daftar Pustaka adalah:
(1) Nama pengarang, yang dikutip secara lengkap.
(2) Judul Buku, termasuk judul tambahannya.
(3) Data publikasi: penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan ke-berapa, nomor jilid, dan tebal (jumlah halaman) buku tersebut.
(4) Untuk sebuah artikel diperlukan pula judul artikel yang bersangkutan, nama majalah, jilid. nomor dan tahun.



2.6 Aturan Penulisan Daftar Pustaka/ Bibliografi
Menurut Widjono dalam buku nya yang berjudul “Matakuliah Pengembangan Kepribadian di Perguruan Tinggi ”, secara garis besar penulisan suatu daftar pustaka dapat disusun melalui dua cara.
A.    Cara pertama penulisan daftar pustaka mengikuti aturan berikut :

1.      Nama penulis.
Urutan penulisan nama penulis dalam daftar pustaka yaitu : nama akhir, nama awal, dan nama tengah, tanpa gelar akademik. Nama penulis yang terdiri dari dua bagian ditulis dengan urutan: nama akhir diikuti koma, nama awal (disingkat atau tidak disingkat tetetapi harus konsisiten dalam satu karya ilmiah) diakhiri dengan titik. Apabila sumber yang dirujuk ditulis oleh tim, semua nama penulisnya harus dicantumkan dalam daftar rujukan.
2.      Tahun penerbitan.
3.      Judul buku.-Judul buku ditulis dengan format miring.
4.      Kota tempat penerbitan, dan
5.      Nama penerbit.
Jika penulisnya lebih dari satu orang maka cara penulisan namanya sama dengan penulis pertama. Penulisan tanda titik (.) diletakkan setelah nama pengarang, setelah tahun terbit, setelah judul buku, dan setelah nama penerbitnya. Penulisan tanda koma (,) diletakkan pada namapengarang, misalnya Sucipto, Adi. Penulisan tanda titik dua (:) diletakkan setelah kota terbit.
Contoh :
Allen, Edward David, and Rebecca M. Valette. 1977. Classroom Technique: Foreign Language and English as a second Language, New York: Harcourt Javanich,Inc.
DePorter, Bobbi & Mike Hernacki. 2000.Quantum Business, Membiasa-kan Berbisnis secara Etis dan Sehat. Cet III. Terj. Basyrah Nasution. Bandung:Kaifa.
Elashmawi, Farid, Philip R. Harris.1999. Multicultural Management. Terj. John Tondowidjojo. Jakarta: Gramedia
B.     Cara kedua untuk penulisan daftar pustaka mengikuti aturan berikut :
1.      Nama pengarang (susunan: nama kedua,koma,nama pertama).
2.      Judul buku.
- judul artikel, nama jurnal vol. No./ majalah/’surat kabar.
- judul esai, nama buku kumpulan esai
- judul karangan/penjelasan kata (istilah), nama ensiklopedia
3.      Nama kota.
4.      Nama penerbit.
5.      Tahun penerbitan.
Contoh :
Allen, Edward David, and Rebecca M. Valette. Classroom Technique: Foreign Language and English as a second Language, New York: hartcourt javanich,Inc., 1997.
Canfield, Jack, Mark Victor Hansen, Janniver Read Hawthorne, Marci Shimoff.Chiken Soup for the Women’s Soul.terj. Anton MGS, Jakarta: Gramedia Pustaka utama , 2000
Daftar pustaka disusun menurut urutan abjad nama belakang penulis pertama.Daftar pustaka ditulis dalam spasi tunggal. Antara satu pustaka dan pustaka berikutnya diberi jarak satu setengah spasi. Baris pertama rata kiri dan baris berikutnya menjorok ke dalam.
C.     Penulisan Daftar Pustaka Berdasarkan Banyaknya Pengarang
Cara Menuliskan :
a.       Urutan nama pengarang disusun dari belakang ke depan mengikuti urutan dalam buku kecuali nama Tionghoa.
b.      Jika penulis adalah satu badan instansi, yayasan, departemen, komite, organisasi, dan pusat, maka nama badan-badan tersebut menggantikan tempat nama pengarang/penulis.
c.       Jika tidak ada nama pengarang atau penulis, maka dimulai dengann nama buku.
d.      Nama buku dicetak miring dalam tulisan tangan atau ketikan nama buku.
e.       Urutan tanda baca seperti di atas itulah yang dikehendaki.
f.       Jika ada lebih dari satu nama kota, maka diambil nama yang pertama. Jika tidak ada angka tahun, berilah angka tahun terakhir. Angka tahun biasanya terdapat pada sampul dalam buku. Jika tidak ada juga, berilah singkatan t.th (tanpa angka tahun)
Contoh satu pengarang :
Munandar, Utami. Pengembangan Kreatifitas Anak Berbakat, Jakarta: Rineka Cipta, 1999.
Rook, George M. Paragraf Power, Communicating Ideas Through Paragraph, NewYork: Pearson Education, p.2000.
Contoh dua pengarang :
Allen, Edward David, and Rebbeca M. Valette. Classroom Technique: Foreign Language and English as a second Language, New York: Harcourt javanich, Inc., 1977.
Arifin, E.Z dan S.A. Tasai. Cermat Berbahasa Indonesia, Jakarta: Akademika Presendo, 1999.
D.    Penulisan Daftar Pustaka berdasar Sumber Rujukan
Berikut ini akan dibahas mengenai aturan penulisan daftar pustaka dari berbagai sumber rujukan, meliputi : Aturan penulisan daftar pustaka jika rujukan berupa buku dapat disusun dengan urutan sebagai berikut : Nama penulis. Tahun penerbitan buku. Judul buku (harus ditulis miring). Volume (jika ada). Edisi atau cetakan (jika ada). Kota penerbit :Nama penerbit.
Contoh:
Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Djamarah, S.B & Zain, A. 2006. Straregi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Jika buku yang dijadikan sumber ditulis oleh orang yang sama dan diterbitkan pada tahun yang sama maka penulisannya adalah pada data tahun penerbitan diikuti olehlambang a, b, c dan seterusnya yang urutannya ditentukan oleh kronologis atau berdasarkan abjad judul buku-bukunya.
Contoh:
Arikunto, S. 2010a. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan Edisi Revisi. Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto, S. 2010b. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
2.7 Contoh-contoh bibliografi
1.      Buku sebagai sumber acuan
-          Setiabudi, A.N. 1985. Cakrawala Nusantara. Jakarta : Gramedia. Depdikbud 1989. Kisah Penulisa Sebagai Pahlawan, Jakarta : Balai Pustaka.
-          Saputra, Agus. 2013. Proyek Membuat Website Periklanan Dengan PHP. Cirebon: Sinar Kreatif
-          American Psychological Association.2005. Publication Manual of theAmerican Psychological Association (5th Ed.). Washington, D.C.: APA.
-          Rifai, M.A. 2005. Pegangan Gaya Penulisan, Penyuntingan, danPenerbitan: Karya Ilmiah Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Universitas Negeri Malang. 2000. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Malang: Universitas Negeri Malang

2.      Majalah sebagai sumber acuan
Setiabudi, A.N. 1985. “Kisah Penulisa Sebagai Pahlawan” Insert Media, 12 (Desember IV). Jakarta

3.      Surat Kabar sebagai acuan
Setiabudi, A.N. 1985. “Kisah Penulisa Sebagai Pahlawan” Poskota, 2 November 1988 . Jakarta.

4.      Antologi Sebagai acuan
Setiabudi, A.N. 1985. “Kisah Penulisa Sebagai Pahlawan” Kasus Retorika Indonesia. dalam Kaswati Purwo (ed), perjuangan pejuang. Jakarta : Univ Gunadarma.

5.      Internet sebagai sumber
Setiabudi, A.N. 1985. “Kereta maglev masa depan” Wikipedia (online), jilid 5,  No.4, (http://www.atmasetya.com, di akses 15 November 2001)

BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
1. yang dimaksud dengan Daftar Pustaka atau Bibliografi adalah sebuah daftar yang berisi judul buku-buku. artikel-artikel. dan bahan-bahan penerbitan lainnya. yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan atau sehagian dan karangan yang tengah digarap.
2. Daftar Pustaka dapat pula dilihat dan segi lain. yaitu ía berfungsi sebagai pelengkap dan sebuah catatan kaki.
3. Pokok yang paling penting yang harus dimasukkan dalam sebuah Daftar Pustaka adalah: (1) Nama pengarang, yang dikutip secara lengkap.(2) Judul Buku, termasuk judul tambahannya. (3) Data publikasi: penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan ke-berapa, nomor jilid, dan tebal (jumlah halaman) buku tersebut.(4) Untuk sebuah artikel diperlukan pula judul artikel yang bersangkutan, nama majalah, jilid. nomor dan tahun.

3.2 Saran
Setelah mangetahui mengenai masalah biblioografi daerah, maka penulis menyarankan agar setiap daerah mempunyai bibliografi, sehingga dapat membantu para peneliti maupun pelajar dalam menyelesaikan tugasnya.
Penulis mengharapkan setelah membaca makalah ini pembaca benar-benar paham mengenai penulisan bibliografi khususnya bibliografi daerah sehingga dapat tetap berguna dan bermanfaat sampai kapan pun.









DAFTAR PUSTAKA
https://egaseptian.wordpress.com/2014/04/14/pengertian-bibliografi/ di akses pada tanggal 28 oktober 2015 pukul 15.00
http://ratihpratiwihadiningsih.blogspot.co.id/2010/05/bibliografi.html di akses pada tanggal 29 oktober 2015 pukul 19.00
https://herichest.files.wordpress.com/2010/11/pengertian-bibliografi.pdf di akses pada tanggal 29 oktober 2015 pukul 20.00
https://id.wikipedia.org/wiki/Bibliografi di akses pada tanggal 29 oktober 2015 pukul 20.30
http://rikibehla.blogspot.co.id/2011/05/makalah-daftar-pustaka.html di akses pada tanggal 30 oktober 2015 pukul 17.00
http://dokumen.tips/documents/makalah-bibliografi.html di akses pada tanggal 30 oktober 2015 pukul 18.00
https://noorifada.files.wordpress.com/2008/11/pengacuan.pdf di akses pada tanggal 30 oktober 2015 pukul 19.00


Tidak ada komentar:

Posting Komentar