MAKALAH TENTANG BIBLIOGRAFI
Oleh
:
RANI NEHEMIA K
1501111796
PROGRAM STUDI ADMINISTRASI
JURUSAN ADMINISTRASI NEGARA
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK
UNIVERSITAS RIAU PEKANBARU
2015
KATA PENGANTAR
Puji
dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat kasih karunia-Nyalah
penulis dapat menyelesaikan makalah Bahasa Indonesia ini. Makalah Bahasa
Indonesia ini membahas tentang “Bibliografi” yang disusun guna memenuhi tugas mata kuliah
Bahasa Indonesia.
Sebagai
mahasiswi, penulis merasa bahwa makalah ini jauh dari sempurna. Oleh karena itu
dengan segala kerendahan hati penulis mengharapkan kritik dan saran yang
membangun demi memperoleh hasil yang lebih baik dikesempatan mendatang.
Pekanbaru, 28 Oktober 2015
PENULIS
DAFTAR
ISI
I.
KATA PENGANTAR
.....................................................................
II.
DAFTAR ISI
...................................................................................
III.
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar
belakang ...........................................................................
1.2 Rumusan
masalah ......................................................................
1.3 Tujuan
penulisan
.......................................................................
IV.
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian bibliografi
................................................................
2.2 Jenis bibliografi
.........................................................................
2.3 Fungsi bibliografi
......................................................................
2.4 Tujuan bibiografi
.......................................................................
2.5 Unsur-unsur bibliografi
.............................................................
2.6 Aturan bibliografi
......................................................................
2.7 Contoh-contoh bibliografii
........................................................
V.
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan
...............................................................................
3.2 Saran
.........................................................................................
VI.
DAFTAR PUSTAKA
....................................................................
VII.
LAMPIRAN ...................................................................................
BAB
I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1 Latar
belakang
Seorang penulis terkadang tidak bisa
secara mandiri untuk menyatakan pendapat atau pemikirannya, sehingga
membutuhkan dukungan dari pendapat atau pemikiran, bahkan bukti dari
sumber-sumber tertentu. Seorang penulis juga dapat memanfaatkan pendapat orang
lain untuk menyanggah atau menolak pendapat tertentu, sehingga pembaca
tulisannya dapat yakin dengan apa yang dikemukakannya,tanpa melibatkan unsur perasaan
atau emosi. Penulis dapat juga tidak sependapat dengan apa yang dikutipnya.
Setiap akhir karya ilmiah terdapat daftar pustaka/bibliografi.
Bibliografi adalah semua daftar
terbitan, baik yang tercetak atau yang terekam. Semua karya tulis secara konseptual
dimaksudkan untuk dibaca oleh orang lain. Kumpulan dari karya tulis yang
terbaca tersebut dapat membentuk akumulasi suatu pengetahuan. Karena itu,
semakin banyak karya tulis yang terbaca, akan semakin kuat pula akumulasi
pengetahuan itu. Pengetahuan itupun semakin tersebar sejalan dengan tersebarnya
karya tulis.
Salah satu fungsi dari daftar pustaka/bibliografi
adalah untuk memberikan arah bagi para pembaca buku atau karya tulis yang ingin
meneruskan kajian atau untuk melakukan pengecekan ulang terhadap karya tulis
yang bersangkutan. Fungsi dari daftar pustaka adalah untuk memberikan apresiasi
atau penghargaan terhadap penulis buku atau karya tulis yang dirujuk terhadap
hasil karyanya yang turut menyumbang peraran dalam penulisan karya tulis yang kita
tulis. Dan fungsi lain daftar pustaka yang tak kalah penting adalah menjaga
profesionalitas kita (jika kita sebagai seorang penulis karya tulis) terhadap
tulisan yang kita buat.
Tentu saja penyusunan sebuah daftar pustaka harus
mengedepankan asas kemudahan. Oleh karena itu, diterbitkanlah sebuah format
atau cara penulisan daftar pustaka seperti yang sering kita dapatkan dibuku-buku sekolah.
1.2 Rumusan masalah
Berdasarkan uraian latar belakang
diatas, dapat penulis simpulkan rumusan masalah yang nanti nya akan dijelaskan
didalam susunan makalah ini :
1.
Apakah yang dimaksud dengan bibliografi ?
2.
Apa saja
jenis-jenis dari bibliografi ?
3.
Apakah fungsi
dari bibliografi ?
4.
Apakah Tujuan
dari penulisan bibliografi
5.
Sebutkan
unsur-unsur dalam penulisan bibliografi?
6.
Bagaimana aturan
dalam menulis daftar pustaka ?
7.
Sebukan contoh
penulisan daftar pustaka?
1.2
Tujuan penulisan
1. Untuk mengetahui
apakah yang dimaksud dengan bibliografi
2. Untuk
mengetahui jenis-jenis dari bibliografi
3. Untuk
mempermudah dalam mencari informasi
4. Untuk
membantu mengidentifikasi sebuah dokumen
5. Untuk
mengetahui unsur-unsur dari bibliografi
6. Mengetahui
bagaimana cara menulis daftar pustaka yang baik dan benar
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
Pengertian bibliografi
Bibliografi
(dari bahasa Yunani βιβλιογραφία, bibliographia, secara harfiah "penulisan
buku"), sebagai sebuah praktik, adalah buku studi akademis seperti fisik,
benda-benda budaya, dalam pengertian ini, juga dikenal sebagai bibliology (dari bahasa
Yunani-λογία,-logia) . Secara keseluruhan, bibliografi tidak peduli dengan isi
buku-buku sastra, melainkan lebih kepada "bookness" buku.
Bibliografi adalah daftar
buku-buku dalam bidang atau subyek tertentu, di mana
hakekat keberadaan (lokasi) buku-buku tersebut tidak dibatasi pada satu perpustakaan
tertentu. Bibliografi biasanya disusun menurud abjad pengarang atau kronologis atau
subyek. Kadang-kadang bibliografi disertai dengan anotasi dan disebut dengan bibliografi
beranotasi.
hakekat keberadaan (lokasi) buku-buku tersebut tidak dibatasi pada satu perpustakaan
tertentu. Bibliografi biasanya disusun menurud abjad pengarang atau kronologis atau
subyek. Kadang-kadang bibliografi disertai dengan anotasi dan disebut dengan bibliografi
beranotasi.
2.2
Jenis-jenis bibliografi
Jenis bibliografi yang
dihasilkan dalam pembuatan publikasi sekunder akan tergantung pada jenis
pustaka yang akan didaftar. Misalnya akan dibuat daftar yang berasal dari
deskripsi katalog buku yang dimiliki perpustakaan, maka daftar tersebut dapat
dinamakan daftar katalog. Sementara jika daftar yang disusun berdasarkan judul
artikel suatu majalah, maka daftar tersebut dapat disebut daftar isi.
Dari segi cara penyajian dan uraian deskripsinya, bibliografi dibagi
menjadi:
1. Bibliogrfi deskriptif: Yaitu
bibliografi yang dilengakapi deskripsi singkat yang didapat dari gambaran fisik
yang tertera atau tertulis dalam bahan pustaka. Seperti judul buku atau
majalah, judul artikel, nama pengarang, data terbitan (impresium), kolasi serta
kata kunci dan abstrak yang tertulis.
2. Bibliografi evaluatif: Yaitu
bibliografi yang dilengkapi dengan evaluasi tentang suatu bahan pustaka.
Evaluasi ini biasanya mencakup penilaian terhadap isi suatu bahan pustaka atau
artikel.
Dari segi cakupanya, bibliografi
dapat dibagi menjadi:
1. Bibliografi retrospektif : Yaitu jenis
bibliografi yang mencatat bahan pustaka yang telah diterbitkan pada jaman yang
lampau. Misalnya “Bibliografi sejarah perang Dipenogoro”
2. Bibliografi terkini/current : Yaitu
jenis bibliografi yang mencatat terbitan yang sedang atau masih terbit saat
ini.
Contohnya : Ulrich’s International Periodicals Directory.
Contohnya : Ulrich’s International Periodicals Directory.
3. Bibliografi selektif: yaitu jenis
bibliografi yang mencatat terbitan tertentu dengan tujuan tertentu.
Misalnya “Buku bacaan terpilih untuk anak usia pra sekolah”.
Misalnya “Buku bacaan terpilih untuk anak usia pra sekolah”.
4. Bibliografi subjek : Yaitu jenis
bibliografi yang mencatat bahan pustaka atau artikel pada bidang ilmu dan
subjek tertentu. Misalnya “Bibliografi khusus ternak kelinci”.
5. Biliografi nasional : Yaitu jenis
bibliografi yang mencatat terbitan suatu negara atau daerah regional tertentu.
Contohnya “Bibliografi Nasional Indonesia”.
2.3 Fungsi bibliografi
Pencatatan informasi mengenai
koleksi perpustakaan dalam bentuk bibliografi dilakukan dengan berbagai alasan
antara lain:
1. jumlah
koleksi perpustakaan yang semakin meningkat bentuk dan bidang kajiannya
2. kebutuhan
informasi para pengguna yang semakin beragam dan meningkat jumlahnya
3. upaya
untuk meningkatkan kualitas layanan penelusuran informasi yang cepat dan tepat
Oleh
karena itu, penyusunan suatu daftar bibliografi mempunyai fungsi utama untuk
membantu pemakai mencari dan menelusuri informasi tertentu. Fungsi lain dari
bibliografi adalah sebagai bagian dari jasa pelayanan perpustakaan kepada
pemakai. Dengan menerbitkan suatu bibliografi, pustakawan dapat menawarkan
koleksinya kepada pemakai tanpa harus mengeluarkan seluruh koleksi yang
dimilikinya, serta dapat menjangkau pengguna yang tinggal jauh dari
perpustakaan.
Dengan demikian
maka, bibliografi dapat digunakan sebagai:
·
bahan rujukan terhadap koleksi
perpustakaan
·
daftar koleksi yang dimiliki
perpustakaan
·
daftar informasi bahan pustaka mengenai
suatu bidang kajian tertentu, dan sebagainya.
2.4 Tujuan
bibliografi
Tujuan
bibliografi adalah membantu pemakai mengetahui eksistensi sebuah
dokumen atau mengidentifikasi sebuah dokumen atau bahan pustaka lain sesuai dengan
keperluannya.
dokumen atau mengidentifikasi sebuah dokumen atau bahan pustaka lain sesuai dengan
keperluannya.
Mendaftar/menyusun informasi
mengenai buku serta bahan pustaka yang terkait dalam susunan logis dan
bermanfaat.Untuk membantu pemakai dalam menentukan keberadaan sebuah bahan
pustaka atau mengenali sebuah buku yang populer. Bagi peneliti , mengetahui
subjek apa saja yang telah ditulis, memperoleh informasi yang actual ,
menghindarkan duplikasi penelitian. Sebagai sarana pemilihan buku
(identifikasi, rincian bibliografis, dll) Sarana untuk mengetahui perkembangan
buku. Untuk memudahkan pengguna maka dibuatlah indeks pengarag, subjek,tempat
2.5 Unsur-unsur daftar pustaka
Untuk persiapan yang baik agar tidak
ada kesulitan dalam penyusunan bibiografi itu, tiap penulis harus tahui
pokok-pokok mana yang harus dicatat. Pokok yang paling penting yang harus
dimasukkan dalam sebuah Daftar Pustaka adalah:
(1) Nama pengarang, yang dikutip secara
lengkap.
(2) Judul Buku, termasuk judul
tambahannya.
(3) Data publikasi: penerbit, tempat terbit,
tahun terbit, cetakan ke-berapa, nomor jilid, dan tebal (jumlah halaman) buku
tersebut.
(4) Untuk sebuah artikel diperlukan pula judul artikel
yang bersangkutan, nama majalah, jilid. nomor dan tahun.
2.6 Aturan Penulisan Daftar Pustaka/ Bibliografi
Menurut
Widjono dalam buku nya yang berjudul “Matakuliah Pengembangan Kepribadian di
Perguruan Tinggi ”, secara garis besar penulisan suatu daftar pustaka dapat
disusun melalui dua cara.
A.
Cara pertama penulisan
daftar pustaka mengikuti aturan berikut :
1.
Nama penulis.
Urutan penulisan nama penulis dalam daftar pustaka yaitu : nama akhir,
nama awal, dan nama tengah, tanpa gelar akademik. Nama penulis yang terdiri
dari dua bagian ditulis dengan urutan: nama akhir diikuti koma, nama awal
(disingkat atau tidak disingkat tetetapi harus konsisiten dalam satu karya
ilmiah) diakhiri dengan titik. Apabila sumber yang dirujuk ditulis oleh tim,
semua nama penulisnya harus dicantumkan dalam daftar rujukan.
2.
Tahun penerbitan.
3.
Judul buku.-Judul buku
ditulis dengan format miring.
4.
Kota tempat penerbitan, dan
5.
Nama penerbit.
Jika penulisnya lebih dari satu orang maka cara penulisan namanya sama
dengan penulis pertama. Penulisan tanda titik (.) diletakkan setelah nama
pengarang, setelah tahun terbit, setelah judul buku, dan setelah nama
penerbitnya. Penulisan tanda koma (,) diletakkan pada namapengarang, misalnya
Sucipto, Adi. Penulisan tanda titik dua (:) diletakkan setelah kota terbit.
Contoh :
Allen, Edward David, and
Rebecca M. Valette. 1977. Classroom Technique: Foreign Language and English as
a second Language, New York: Harcourt Javanich,Inc.
DePorter, Bobbi & Mike
Hernacki. 2000.Quantum Business, Membiasa-kan Berbisnis secara Etis dan Sehat.
Cet III. Terj. Basyrah Nasution. Bandung:Kaifa.
Elashmawi, Farid, Philip R.
Harris.1999. Multicultural Management. Terj. John Tondowidjojo. Jakarta:
Gramedia
B.
Cara kedua untuk penulisan
daftar pustaka mengikuti aturan berikut :
1.
Nama pengarang (susunan:
nama kedua,koma,nama pertama).
2.
Judul buku.
- judul artikel, nama jurnal vol. No./ majalah/’surat kabar.
- judul esai, nama buku kumpulan esai
- judul karangan/penjelasan kata (istilah), nama ensiklopedia
3.
Nama kota.
4.
Nama penerbit.
5.
Tahun penerbitan.
Contoh :
Allen, Edward David, and
Rebecca M. Valette. Classroom Technique: Foreign Language and English as a
second Language, New York: hartcourt javanich,Inc., 1997.
Canfield, Jack, Mark Victor
Hansen, Janniver Read Hawthorne, Marci Shimoff.Chiken Soup for the Women’s
Soul.terj. Anton MGS, Jakarta: Gramedia Pustaka utama , 2000
Daftar pustaka disusun menurut urutan abjad nama belakang penulis
pertama.Daftar pustaka ditulis dalam spasi tunggal. Antara satu pustaka dan
pustaka berikutnya diberi jarak satu setengah spasi. Baris pertama rata kiri
dan baris berikutnya menjorok ke dalam.
C.
Penulisan Daftar Pustaka
Berdasarkan Banyaknya Pengarang
Cara Menuliskan :
a.
Urutan nama pengarang
disusun dari belakang ke depan mengikuti urutan dalam buku kecuali nama
Tionghoa.
b.
Jika penulis adalah satu
badan instansi, yayasan, departemen, komite, organisasi, dan pusat, maka nama
badan-badan tersebut menggantikan tempat nama pengarang/penulis.
c.
Jika tidak ada nama
pengarang atau penulis, maka dimulai dengann nama buku.
d.
Nama buku dicetak miring
dalam tulisan tangan atau ketikan nama buku.
e.
Urutan tanda baca seperti di
atas itulah yang dikehendaki.
f.
Jika ada lebih dari satu
nama kota, maka diambil nama yang pertama. Jika tidak ada angka tahun, berilah
angka tahun terakhir. Angka tahun biasanya terdapat pada sampul dalam buku.
Jika tidak ada juga, berilah singkatan t.th (tanpa angka tahun)
Contoh satu pengarang :
Munandar, Utami.
Pengembangan Kreatifitas Anak Berbakat, Jakarta: Rineka Cipta, 1999.
Rook, George M. Paragraf
Power, Communicating Ideas Through Paragraph, NewYork: Pearson Education,
p.2000.
Contoh dua pengarang :
Allen, Edward David, and Rebbeca
M. Valette. Classroom Technique: Foreign Language and English as a second
Language, New York: Harcourt javanich, Inc., 1977.
Arifin, E.Z dan S.A. Tasai.
Cermat Berbahasa Indonesia, Jakarta: Akademika Presendo, 1999.
D.
Penulisan Daftar Pustaka
berdasar Sumber Rujukan
Berikut ini akan dibahas mengenai aturan penulisan daftar pustaka dari
berbagai sumber rujukan, meliputi : Aturan penulisan daftar pustaka jika
rujukan berupa buku dapat disusun dengan urutan sebagai berikut : Nama penulis.
Tahun penerbitan buku. Judul buku (harus ditulis miring). Volume (jika ada).
Edisi atau cetakan (jika ada). Kota penerbit :Nama penerbit.
Contoh:
Arikunto, S. 2010. Prosedur
Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Djamarah, S.B & Zain, A.
2006. Straregi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Jika buku yang dijadikan sumber ditulis oleh orang yang sama dan
diterbitkan pada tahun yang sama maka penulisannya adalah pada data tahun
penerbitan diikuti olehlambang a, b, c dan seterusnya yang urutannya ditentukan
oleh kronologis atau berdasarkan abjad judul buku-bukunya.
Contoh:
Arikunto, S. 2010a.
Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan Edisi Revisi. Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto, S. 2010b. Prosedur
Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta
2.7 Contoh-contoh bibliografi
1. Buku sebagai
sumber acuan
-
Setiabudi, A.N. 1985. Cakrawala Nusantara. Jakarta :
Gramedia. Depdikbud 1989. Kisah Penulisa Sebagai Pahlawan, Jakarta : Balai
Pustaka.
-
Saputra, Agus. 2013. Proyek Membuat Website Periklanan
Dengan PHP. Cirebon: Sinar Kreatif
-
American Psychological Association.2005.
Publication Manual of theAmerican Psychological Association (5th Ed.).
Washington, D.C.: APA.
-
Rifai, M.A. 2005. Pegangan Gaya
Penulisan, Penyuntingan, danPenerbitan: Karya Ilmiah Indonesia. Yogyakarta:
Gadjah Mada University Press. Universitas Negeri Malang. 2000. Pedoman
Penulisan Karya Ilmiah. Malang: Universitas Negeri Malang
2. Majalah
sebagai sumber acuan
Setiabudi,
A.N. 1985. “Kisah Penulisa Sebagai Pahlawan” Insert Media, 12 (Desember IV).
Jakarta
3. Surat Kabar
sebagai acuan
Setiabudi,
A.N. 1985. “Kisah Penulisa Sebagai Pahlawan” Poskota, 2 November 1988 .
Jakarta.
4. Antologi
Sebagai acuan
Setiabudi,
A.N. 1985. “Kisah Penulisa Sebagai Pahlawan” Kasus Retorika Indonesia. dalam
Kaswati Purwo (ed), perjuangan pejuang. Jakarta : Univ Gunadarma.
5. Internet
sebagai sumber
Setiabudi,
A.N. 1985. “Kereta maglev masa depan” Wikipedia (online), jilid 5, No.4, (http://www.atmasetya.com, di akses 15
November 2001)
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
1. yang dimaksud dengan Daftar Pustaka atau Bibliografi adalah
sebuah daftar yang berisi judul buku-buku. artikel-artikel. dan bahan-bahan penerbitan lainnya. yang
mempunyai pertalian
dengan sebuah karangan atau sehagian dan karangan yang tengah digarap.
2. Daftar Pustaka dapat pula dilihat dan segi lain. yaitu ía berfungsi
sebagai pelengkap dan sebuah catatan kaki.
3. Pokok yang paling penting yang harus dimasukkan
dalam sebuah Daftar Pustaka adalah: (1) Nama
pengarang, yang dikutip secara lengkap.(2) Judul Buku, termasuk
judul tambahannya. (3) Data publikasi: penerbit, tempat terbit, tahun terbit, cetakan
ke-berapa, nomor jilid, dan tebal (jumlah halaman) buku tersebut.(4) Untuk
sebuah artikel diperlukan pula judul artikel yang bersangkutan, nama majalah,
jilid. nomor dan tahun.
3.2 Saran
Setelah mangetahui
mengenai masalah biblioografi daerah, maka penulis menyarankan agar setiap
daerah mempunyai bibliografi, sehingga dapat membantu para peneliti maupun
pelajar dalam menyelesaikan tugasnya.
Penulis mengharapkan setelah
membaca makalah ini pembaca benar-benar paham mengenai penulisan bibliografi
khususnya bibliografi daerah sehingga dapat tetap berguna dan bermanfaat sampai
kapan pun.
DAFTAR PUSTAKA
https://egaseptian.wordpress.com/2014/04/14/pengertian-bibliografi/ di akses pada tanggal 28 oktober 2015 pukul 15.00
http://darkzone7.blogspot.co.id/2014/04/pengertian-jenis-fungsi-dan-contoh.html di akses pada tanggal 28 oktober 2015 pukul 15.30
http://ratihpratiwihadiningsih.blogspot.co.id/2010/05/bibliografi.html di akses pada tanggal 29 oktober 2015 pukul 19.00
https://herichest.files.wordpress.com/2010/11/pengertian-bibliografi.pdf di akses pada tanggal 29 oktober 2015 pukul 20.00
https://id.wikipedia.org/wiki/Bibliografi di akses pada tanggal 29 oktober 2015 pukul 20.30
http://rikibehla.blogspot.co.id/2011/05/makalah-daftar-pustaka.html di akses pada tanggal 30 oktober 2015 pukul 17.00
http://allbila-magical.blogspot.co.id/2010/05/contoh-bibliografi-dan-penjelasan.html di akses pada tanggal 30 oktober 2015 pukul 17.00
http://dokumen.tips/documents/makalah-bibliografi.html di akses pada tanggal 30 oktober 2015 pukul 18.00
https://noorifada.files.wordpress.com/2008/11/pengacuan.pdf di akses pada tanggal 30 oktober 2015 pukul 19.00
Tidak ada komentar:
Posting Komentar